Suami istri sepakat menggunakan kata “TELPON” untuk menggantikan ucapan berhubungan intim, agar tidak didengar anaknya.
Suatu ketika sang suami menyuruh anaknya; “Bilang sama ibumu, bapak mau TELPON!”
Si anak pun menyampaikan pesan bapaknya tersebut, si ibu menjawab; “Bilang sama bapakmu, sekarang sedang tidak ada SINYAL!”
Si anak kembali ke bapaknya dengan pesan dari ibu tadi. Si bapak menyuruh anaknya lagi; “Bilang ke ibumu, Ya udah kalau begitu bapak mau pake TELPON di luar aja!”
Si anak kemudian menyampaikan pesan itu ke ibunya, lalu si ibu menjawab pesan Bapak; “Bilang sama bapakmu, kalau sampai berani pake TELPON luar, ibu bakal buka WARTEL dirumah…!!!”
ARTIS DAN PEJABAT
Seorang pejabat pusat saat datang
ke daerah disuguhi hiburan musik.
Artis pertama muncul, cantik tapi
suaranya pas-pasan… 50% hadirin tepuk tangan.
Artis ke-2 naik, wajahnya jelek, tapi suaranya bagus… 65 % hadirin tepuk tangan.
Artis ke-3 muncul, suaranya jelek, wajah pun gak cantik… 100% hadirin tepuk tangan.
Artis ke-2 naik, wajahnya jelek, tapi suaranya bagus… 65 % hadirin tepuk tangan.
Artis ke-3 muncul, suaranya jelek, wajah pun gak cantik… 100% hadirin tepuk tangan.
Pejabat pusat bingung, lalu
bertanya pada bupati :
“Aneh yah suara jelek, wajah gak cantik, mana badannya gembrot, tapi hadirin tepuk tangan semua….”
“Aneh yah suara jelek, wajah gak cantik, mana badannya gembrot, tapi hadirin tepuk tangan semua….”
Bupati dg malu-malu menjwab : “Ya
pak, dia istri saya…..”
Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus, Tukang Tempe Tetap Tabah, “Tempe-tempe” , Teriaknya. Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, “Tahu.. Tahu. ..Tahu.. !”
“Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!”, Timpal Tukang Tempe. Tukang Tahu Tidak Terima, “Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek… !” Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, “Teplakkk.. !” Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu. Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe.
Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu. Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, “Tidak Takut!!” Tantang Tukang Tahu. Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak. Tukang Tahu Terjerembab.
“Tolong.. Tolong.. Tolong..!”, Teriaknya Terdengar Tinggi. Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya, ” Tempe .. Tempe .. Tempe..Tapi Terus Terdengar Tembakan..Tukang Tempepun Tertembak Tentara Teroris…Teretetetetetetetetetetetetetetetetet!!! Tukang Tempe Terkapar Tertembak…Tukang Tahupun Tertawa Terbahakbahak… TELETAI TERITANYA..Tapek Tauuuuuuu….!!!